01Tujuan
Tujuan utama kebijakan ini adalah membangun sistem yang kuat untuk mencegah aktivitas pencucian uang melalui Trade5, serta mengidentifikasi, memantau, dan melaporkan transaksi mencurigakan kepada otoritas regulasi yang berwenang.
Kenali Nasabah Anda (KYC) adalah prinsip utama di balik langkah Anti-Pencucian Uang (AML) Trade5. Dengan menerapkan kebijakan, praktik, dan prosedur yang memadai, Trade5 menjaga standar etika dan profesional yang tinggi, mencegah platform digunakan — secara sengaja maupun tidak — oleh unsur kriminal.
Langkah-langkah ini memungkinkan Trade5 memahami nasabah, pemilik manfaat, dan aktivitas keuangannya secara menyeluruh, sehingga risiko dapat dikelola secara efektif. Manajemen Trade5 berkomitmen penuh untuk mematuhi seluruh persyaratan hukum yang relevan dan meninjau kebijakan ini secara berkala.
02Persyaratan Regulasi & Pejabat Utama
Trade5 menunjuk Pejabat Utama yang bertanggung jawab memastikan seluruh persyaratan hukum dipenuhi dengan benar. Tugas Pejabat Utama meliputi:
- Memastikan kepatuhan terhadap seluruh pedoman dan regulasi AML yang berlaku.
- Bertindak sebagai titik rujukan pusat untuk identifikasi dan penilaian transaksi yang berpotensi mencurigakan.
- Memastikan Trade5 memenuhi kewajiban hukum untuk melaporkan transaksi mencurigakan kepada otoritas terkait.
Uji Tuntas Nasabah (CDD)
Trade5 menerapkan proses CDD yang ketat, yang mencakup:
- Memperoleh informasi yang cukup untuk mengidentifikasi pemilik manfaat aktual dari akun atau pihak yang atas namanya transaksi dilakukan.
- Memverifikasi identitas nasabah menggunakan dokumen, data, atau informasi independen yang andal.
- Melakukan uji tuntas dan pemeriksaan berkelanjutan agar transaksi sesuai dengan latar belakang, status keuangan, dan profil risiko nasabah.
03Identifikasi Nasabah (KYC)
Sebelum membuka akun di Trade5, langkah-langkah berikut harus dilakukan:
- Melakukan verifikasi KYC secara langsung atau sepenuhnya daring terhadap nasabah.
- Mengidentifikasi kepemilikan dan pengendalian manfaat untuk menentukan individu yang secara manfaat memiliki atau mengendalikan akun.
- Mengumpulkan dan memverifikasi informasi mengenai latar belakang, pekerjaan, dan pengantar nasabah (jika ada).
- Mengumpulkan salinan tersertifikasi dokumen sah yang menunjukkan alamat tetap, alamat saat ini, identifikasi pajak (misalnya NPWP atau setara lokal), sifat pekerjaan, status keuangan, dan foto terbaru.
Untuk Nasabah Korporat: Trade5 mengumpulkan akta pendirian, anggaran dasar, serta informasi memadai tentang pihak yang berwenang bertransaksi atas nama perusahaan.
04Proses Pembaruan KYC
- Pembaruan Berkala. Nasabah korporat wajib menyerahkan laporan tahunan kepada Trade5 setiap tahun. Nasabah individu akan menerima data master secara berkala untuk mengonfirmasi, merevisi, atau memberikan informasi terbaru mengenai pekerjaan dan penghasilan.
- Ketidakpatuhan. Tidak ada akun yang akan dibuka — dan akun yang sudah ada dapat ditangguhkan — jika nasabah menolak atau tidak mampu memenuhi persyaratan KYC.
- Ketidaksesuaian. Trade5 akan secara aktif menindaklanjuti nasabah jika ditemukan ketidaksesuaian informasi hingga nasabah memperbaikinya atau memberikan bukti yang wajar.
- Pelaporan. Kegagalan calon nasabah menyediakan bukti identitas yang memuaskan akan dilaporkan kepada Pejabat Utama.
05Kategorisasi Nasabah
Setiap nasabah dikategorikan ke dalam tiga tingkat risiko: Risiko Tinggi, Risiko Sedang, dan Risiko Rendah.
- Parameter Risiko. Kategorisasi didasarkan pada sifat aktivitas bisnis, turnover trading, cara pembayaran, dan persepsi risiko secara keseluruhan.
- Nasabah Risiko Tinggi. Termasuk individu dengan kekayaan bersih tinggi tertentu, trust, lembaga amal, dan perusahaan dengan kepemilikan saham keluarga yang dekat. Nasabah ini memerlukan pembaruan KYC yang lebih sering dan pemantauan yang lebih ketat.
- Nasabah Risiko Rendah. Umumnya mencakup nasabah yang membayar tepat waktu dan melakukan penyerahan aset yang standar serta transparan.
06Pemantauan Transaksi & Pelaporan Mencurigakan
- Pemantauan Aktivitas Normal. Trade5 secara aktif memantau akun untuk memahami aktivitas normal setiap nasabah, sehingga penyimpangan dapat diidentifikasi dengan cepat.
- Transaksi Mencurigakan. Aktivitas yang tidak biasa dibanding transaksi sebelumnya, aktivitas mendadak pada akun dorman, transaksi yang luar biasa besar, atau pola kompleks tanpa tujuan ekonomi yang jelas akan ditandai.
- Pelaporan. Seluruh transaksi mencurigakan yang teridentifikasi akan dilaporkan kepada otoritas penegakan regulasi sesuai hukum yang berlaku. Trade5 memastikan penyimpanan seluruh catatan terkait sebagaimana diwajibkan secara hukum.
07Manajemen Risiko & Audit Internal
- Pendekatan Berbasis Risiko. Trade5 menggunakan pendekatan berbasis risiko untuk mitigasi dan pengelolaan risiko AML yang teridentifikasi, serta terus memantau dan menyempurnakan kebijakan sesuai kebutuhan.
- Peran Kepatuhan & Audit. Tim kepatuhan menerapkan uji tuntas yang ketat saat onboarding. Trade5 mempertahankan sistem audit bersamaan untuk memeriksa kepatuhan KYC, menghasilkan laporan pengecualian, memantau kode nasabah dorman, dan memastikan kesadaran staf.
08Pelatihan Karyawan
Trade5 mewajibkan program pelatihan karyawan yang berkelanjutan agar seluruh staf memahami prosedur AML dan amandemen regulasi. Pelatihan berfokus pada dukungan nasabah, back-office, kepatuhan, manajemen risiko, dan staf onboarding. Hal ini memastikan mereka memahami alasan di balik kewajiban AML dan tetap waspada terhadap penyalahgunaan platform oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.